Perjanjian Kerjasama

Perjanjian Kerjasama

PT Taman Sari Nasional (TAMSARNAS) telah menjalin berbagai kemitraan strategis untuk mendukung pengembangan proyek industri dan program sosial yang berkelanjutan. Berikut adalah beberapa perjanjian penting yang telah disepakati:

 

Kerjasama dengan Bank Mandiri

Perjanjian antara PT TAMSARNAS dan Bank Mandiri Regional II Jakarta dalam pendanaan pengembangan proyek industri yang mencakup Pabrik Makanan Olahan Jadi (MOJ), Pabrik Plastik, dan Pabrik AMDK. Pinjaman lunak sebesar USD 2.260.000.000,00 diberikan untuk mendukung pembangunan dan operasional pabrik.

 

Nota Kesepakatan dengan Tabarak Investment Capital

Nota Kesepakatan Bersama antara PT. Taman Sari Nasional dan Tabarak Investment Capital, LTD Bank (UAE) mengenai pemberian pinjaman lunak sebesar USD $2.260.000.000,00 untuk pembangunan Pabrik Makanan Olahan Jadi, Pabrik Plastik, dan Pabrik AMDK.

Perjanjian Kerjasama Tamsarnas

Penandatanganan MoU Strategis

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Institut Bisnis Informatika KOSGORO 1957 dan PT. Taman Sari Nasional menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi dunia pendidikan dengan sektor industri. Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen mengembangkan program riset, pelatihan, serta inovasi berbasis teknologi hijau untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia di era industri modern.

Kolaborasi Pemimpin dan Tokoh Nasional

Acara penandatanganan turut dihadiri oleh Jenderal (Purn.) Ryamizard Ryacudu, Direktur Utama PT. AIM, Direktur Utama PT. TBL, serta Direktur Utama PT. Taman Sari Nasional (TAMSARNAS). Kehadiran para tokoh dan pimpinan perusahaan besar ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antar sektor strategis dalam mempercepat pertumbuhan industri nasional yang ramah lingkungan, berdaya saing global, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan ke Pabrik TAMSARNAS

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan lokasi pabrik PT. TAMSARNAS yang berada di Kawasan Industri Pengelolaan Sampah Terpadu Regional Provinsi Banten. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, kelayakan sistem pengolahan limbah, serta potensi kontribusi fasilitas tersebut terhadap peningkatan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja melalui pengelolaan sampah modern berbasis prinsip ekonomi sirkular.

Dukungan Pemerintah Daerah dan BKSP

Dalam dokumentasi kegiatan tersebut tampak para tokoh penting, yaitu dari kiri ke kanan: Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Penjabat Gubernur Banten, Direktur Utama PT. TAMSARNAS, Direktur Utama PT. AIM, Kepala Bagian BKSP Jabodetabekjur, serta Staf BKSP. Seluruh pihak hadir menunjukkan dukungan dan komitmen terhadap pengembangan kawasan industri ramah lingkungan di wilayah Banten.